Portal Berita Manado
Menu
Kategori
Wilayah
Tag
Portal Berita Manado

Selamat datang di website kami | kilasmanado.com | Torang pe Koran Online | Berjuang secara dinamis bersama Rakyat!

Pangemanan - SAS tak terbendung

  • 18 Mei 19 12:06:07
  • 301 views
  • 0 comments
Portal Berita Manado Pangemanan - SAS tak terbendung

KILASTOMOHON - Tahapan Pilkada Kota Tomohon 2020 akan di mulai akhir tahun 2019 ini, berbagai spekulasi tentang bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Tomohon mulai mencuat ke permukaan baik lewat Media Cetak dan Online, Media Sosial, Rumah-rumah kopi bahkan di warung-warung tempat orang berkumpul, nama-nama yang sedang populer di antaranya dari PDIP ada Jhony Runtuwene (JonRu) dan Caroll Senduk (CS) dari Partai Golkar ada Christo Eman (CBE/Kompak), Miky Wenur (BMW), Djemmy Sundah (JESjo) dan Jimmy Wewengkang (JSW), serta ada nama-nama seperti Mono Turang (FMT), Cherly Mantiri (Chermat), Jeffry Polii (Jepol) mereka ini digadang-gadang akan maju dalam kontestasi pemilihan kepala daerah Kota Tomohon, figur-figur ini tentu di pandang layak dikarenakan capaian suara yang signifikan pasca pemilihan legislatif 17 April 2019 di dapil masing-masing figur.

Bagaimana dengan figur Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan (SAS) yang juga saat ini sedang hangat di perbincangkan akan maju sebagai orang nomor satu di Kota Tomohon?

Avni Pangemanan, aktivis perempuan yang sedang menempuh pendidikan Psikologi di Unima, juga aktif dalam berbagai organisasi di Kota Tomohon seperti PMI, HKTI, KIK dan WKRI angkat bicara tentang figur SAS yang akrab disapa Bunda, saya lahir dan dewasa di Taratara oleh sebab itu bisa di bilang saya memahami karakteristik masyarakat Kota Tomohon, setiap dapil tempratur politiknya berbeda hal tersebut disebabkan oleh pola pikir dan paradigma masyarakat yang tentu saja berbeda-beda di setiap kecamatan, kelurahan bahkan lingkungan.

Bebicara tentang figur SAS saya optimis beliau tak terbendung, berangkat dari partai manapun figur SAS sudah melekat di hati masyarakat, kedekatan SAS dengan rakyat tidak sebatas wakil walikota dan masyarakat, tetapi seumpama ina wo oki figur SAS ini merupakan figur pinaesaan wo pinasungkulan, kenapa saya sebut begitu, karena pasca pileg 2019 masyarakat yang awalnya berbeda pilihan kini terlihat menyatu dengan memberikan dukungan dan doa kepada sosok SAS untuk maju sebagai walikota. Elektabilitas atau tingkat ketertarikan dan kepercayaan rakyat adalah instrumen penentu kemenangan pada pilkada 2020, dan saat ini SAS sedang di atas angin karena terbukti di terima di setiap tempat, baik di semua kecamatan, kelurahan bahkan lingkungan.

Saya tegaskan statement negatif beberapa oknum yang menggunakan akun palsu di media sosial yang mendiskreditkan SAS itu bukan representasi masyarakat Tomohon, karena masyarakat Tomohon merupakan masyarakat yang toleran, religius, demokratis dan solider, terlebih kita orang tombulu selalu timion um pahkuan mah esa-esaan, mah sawa-sawangan, mah tombo-tombolan, mah sigi-sigian, wo mah kiit un tutuzu ne tua em peleng-peleng i papa ayo wazi Opo Empung walian wana natas.

Komentar
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Kilas Manado, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.
©2018 Kilas Manado All right reserved   Developed by javwebnet