KilasManado.com - torang pe koran online

WAHH!! Pembunuhan Sadis Hebohkan Warga Manado

  • 650 views
  • 0 comments
KilasManado.com -- Pembunuhan sadis hebohkan warga Manado, Sulawesi Utara. Stenly Kantohe (31) warga Desa Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, ditemukan tewas mengenaskan

 

KilasManado.com -- Pembunuhan sadis hebohkan warga Manado, Sulawesi Utara. Stenly Kantohe (31) warga Desa Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, ditemukan tewas mengenaskan.

 

Korban ditemukan tewas di perumahan Tikala Residence dengan sekujur tubuh mengalami tujuh luka tikaman yang bersarang di bagian dada tiga tikaman, dibagian lengan tiga tikaman serta satu tikaman dibagian paha.

 

Dari keterangan Morris (29), warga desa Tateli Weru Kecamatan Mandolang, yang bekerja sebagai buruh bangunan di perumahan tersebut, menceritakan, sekitar Pukul 01.00 Wita dini hari, dirinya sempat  mendengar suara keributan di Blok F.

 

"saya bersama beberapa warga lainnya, sempat mendengar suara dari korban yang berteriak-teriak di seputaran kompleks perumahan itu," ujar Morris saat di wawancarai di Polresta Manado, Rabu (16/11/2016).

 

Morris bersama beberapa warga mencari sumber suara tersebut berasal dan mendapati korban sudah terbujur kaku.

 

Morrispun langsung menghubungi pihak kepolisian untuk memberitahukan bahwa di Perumahan Residence telah terjadi penikaman.

 

Korban menurut Morris merupakan mantan security di perumahan tersebut namun sudah di berhentikan sejak Oktober lalu, karena adanya pengaduan dari penghuni kompleks saat korban menangih iuran pengamanan sudah dalam keadaan memkomsumsi miras.

 

Polsek Tikala yang mendapat laporan tersebut menghubungi Tim Paniki Rimbas 2 yang langsung bergerak ke lokasi kejadian.

 

Tim khusus bentukan Polresta Manado di bawah pimpinan Ipda Teddy Malamtiga itu langsung melakukan pengembangan di lokasi kejadian.

 

Dari keterangan saksi mata, Tasman Makateno (53), Buruh Bangunan asal Tateli Weru diperoleh informasi bahwa pelaku pembunuhan tersebut adalah Ramly Kaliawo (42) warga Tateli Weru.

 

Tim Paniki Rimbas 2 langsung bergerak menuju rumah pelaku dan berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti sebilah pisau badik yang dipakai pelaku untuk membunuh korban.

 

Pelakupun langsung digiring ke Polsek Tikala untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

 

Dari keterangan pelaku, sebelum kejadian keduanya sempat berpesta minuman keras bersama namun korban sudah mulai berbuat keributan dan berteriak-teriak sehingga langsung ditegur oleh pelaku.

 

Namun teguran tersebut ternyata membuat korban berang, dan balik memarahi pelaku.

 

"Dia (korban) marah saat saya tegur, dan dia sempat mencengkram leher saya kita peleher." ujar pelaku.

 

Kesal dengan perbuatan korban, pelaku akhirnya mencabut sebilah pisau lalu balik menyerang korban.

 

Kapolsek Rural Tikala, AKP Andri Permana, membenarkan adanya peristiwa pembunuhan tersebut.

 

"Saat ini pelaku sudah diamankan. Diketahui, sebelum peristiwa penikaman terjadi, korban dan pelaku sempat mengkomsumsi minuman keras bersama-sama, kemudian terjadi perselisihan sehingga pelaku menghujani korban dengan tikaman," Pungkasnya (sbhn)

Berita Terkait

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Kilas Manado, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.