kilasmanado.com - torang pe koran online

Posko Nasional Menangkan Pancasila Kecam Tindakan Kekerasan Aparat Di Luwuk Banggai

  • 51 views
  • 0 comments
  •  Posko Nasional Menangkan Pancasila Kecam Tindakan Kekerasan Aparat Di Luwuk Banggai JAKARTA, KILASMANADO.com – Ribuan personel gabungan TNI-Polri untuk melakukan proses
  •  Posko Nasional Menangkan Pancasila Kecam Tindakan Kekerasan Aparat Di Luwuk Banggai JAKARTA, KILASMANADO.com – Ribuan personel gabungan TNI-Polri untuk melakukan proses
  • thumb  Posko Nasional Menangkan Pancasila Kecam Tindakan Kekerasan Aparat Di Luwuk Banggai JAKARTA, KILASMANADO.com – Ribuan personel gabungan TNI-Polri untuk melakukan proses
  • thumb  Posko Nasional Menangkan Pancasila Kecam Tindakan Kekerasan Aparat Di Luwuk Banggai JAKARTA, KILASMANADO.com – Ribuan personel gabungan TNI-Polri untuk melakukan proses

 

JAKARTA, KILASMANADO.com – Ribuan personel gabungan TNI-Polri untuk melakukan proses pengamanan eksekusi lahan di tanjung Sari kelurahan Keraton Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (19/03/2018). Terdapat setidaknya 343 KK dan 1411 jiwa yang bermukim di lahan yang akan dieksekusi. Rumah dan bangunan yang ditempati warga sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu telah rata dengan tanah akibat digusur secara sepihak Pengadilan Negeri (PN) Luwuk, Kabupaten Banggai yang dikawal oleh aparat Kepolisian, TNI, dan Satpol PP. 

 

Berkaitan dengan hal tersebut, Posko Nasional Menangkan Pancasila mengecam tindakan sepihak dari TNI-Polri yang telah menurunkan ribuan pasukan dalam penggusuran 200 rumah warga. “Rumah-rumah tersebut ditempati oleh setidaknya 1411 Jiwa  dan 343 Kepala Keluarga yang memiliki sertipikat hak milik,” kata Koordinator Posko Ahmad Rifai dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (21/03/2018).

 

Bagi Rifai, Penggusuran kampung warga tersebut semakin memperlihatkan bahwa aparat keamanan yang seharusnya menjadi pelindung dan mengayomi masyarakat. “sehingga hadirnya mereka tidak terindikasi  sebagai perpanjangan tangan pemilik modal melainkan tangan negara yang mengayomi?” ujarnya.

 

Rifai memandang bahwa kejadian tersebut merupakan tindakan yang jauh dari nilai Pancasila. Pasalnya, negara seharusnya bertanggung jawab terhadap keamanan dan kesejahteraan rakyatnya. Ia  juga meminta kepada Presiden agar segera menginstruksikan Kapolri dan Panglima TNI untuk menarik pasukan dari lokasi penggusuran. ”Pemerintah harus segera memulihkan kehidupan warga dengan mengembalikan mereka ke perkampungan yang telah di gusur paksa dengan membangun kembali rumah warga yang sudah di robohkan Polri dan aparat lainnya,” ungkapnya.  

?

Posko Nasional Menangkan Pancasila juga memberikan solidaritas atas perjuangan warga Tanjung Sari dan seluruh pihak yang yang mendampingi perjuangan warga. “Kami bersolidaritas atas perjuangan warga dan kawan-kawan pergerakan di seluruh tanah air khususnya, di Sulawesi Tengah yang telah melakukan pembelaan, memperjuangkan  nasib warga yang teraniaya oleh sesama anak bangsa yang berdiri atas kepentingan pemilik modal,” pungkas Rifai. (EBD)

Berita Terkait

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Kilas Manado, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.