kilasmanado.com - torang pe koran online

PENCEGAHAN KANKER SERVIKS

  • 3132 views
  • 0 comments
KILASMANADO.com -- Di seluruh dunia kanker serviks merupakan kanker dengan jumlah terbanyak kedua pada wanita setelah kanker payudara. Bahkan di negara berkembang setiap tahunnya ditemukan 500.000 kasus baru dan lebih dari 250.000 kematian

 

KILASMANADO.com -- Di seluruh dunia kanker serviks merupakan kanker dengan jumlah terbanyak kedua pada wanita setelah kanker payudara. Bahkan di negara berkembang setiap tahunnya ditemukan 500.000 kasus baru dan lebih dari 250.000 kematian. Serviks merupakan merupakan bagian terbawah dari uterus (rahim) yang sebagian menonjol ke vagina, sehingga bagian bawahnya terletak di puncak dari vagina.

 

Penyebab dari kanker serviks adalah infeksi Virus HPV ( Human Papiloma Virus). Infeksi HPV merupakan awal dari proses karsinogenesis (terjadinya kanker) kanker serviks, yang melalui tahapan Pra Kanker serviks dan akhirnya menjadi kanker serviks. Diperlukan waktu yang cukup lama dari pra kanker menjadi kanker serviks, beberapa kepustakaan menyebutkan berkisar  3-10 tahun. Beberapa faktor risiko meningkatkan terjadinya kanker serviks antara lain adalah : multipartner sexual, berhubungan seksual saat usia muda (< 16 tahun) dan kebiasaan merokok.  Faktor-faktor tersebut mempermudah terjadinya infeksi virus HPV sehingga bisa menyebabkan kanker serviks.

 

Upaya pencegahan kanker serviks meliputi : Pencegahan primer dan  Pencegahan sekunder.

 

Pencegahan primer adalah mencegah  terjadinya infeksi virus HPV yang berpotensi terjadinya karsinogenesis kanker serviks. Pencegahan primer meliputi pendidikan kehidupan yang higienis, asupan gizi yang baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh, pola kehidupan seksual yang normal. Salah satu upaya yang sangat efektif dan efisien dalam pencegahan primer kanker serviks adalah vaksinasi, meskipun biaya yang dibutuhkan cukup mahal.

 

Pencegahan sekunder adalah menemukan kelainan sel serviks setelah terinfeksi HPV atau dalam tahap lesi Pra Kanker Serviks. Penemuan lesi pra kanker merupakan pencegahan sekunder yang dikenal dengan metode deteksi dini kanker serviks. 2 pemeriksaan deteksi dini kanker serviks yang populer saat ini adalah : pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asetat) dan pemeriksaan PapSmear. Pemeriksaan IVA berbeda dengan pemeriksaan PapSmear karena bisa dilakukan di semua fasilitas kesehatan mulai dari tingkat Puskesmas sampai Rumah Sakit dan hasilnya dapat segera diketahui saat pemeriksaan sehingga sangat cocok dilakukan di daerah-daerah terpencil yang tidak ada fasilitas laboratorium. Sedangkan pemeriksaan PapSmear untuk memperoleh hasilnya perlu dikirim ke laboratorium yang ada di kabupaten atau kota.

 

Namun kedua pemeriksaan ini masih menjadi andalan dalam rangka pencegahan kanker serviks melalui deteksi dini yaitu menemukan kelainan saat Pra Kanker serviks, sehingga apabila ditemukan masih dalam tahap Pra Kanker serviks maka dapat segera dilakukan pengobatan dan diperoleh angka kesembuhan yang sangat tinggi.

 

Dr. Joel Laihad, SpOG -(K) Onk

Spesialis Kebidanan dan kandungan, Konsultan Onkology

di Siloam Hospitals Manado

Praktek setiap Rabu jam  17.00 – 19.00 WITA

 

Berita Terkait

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Kilas Manado, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.