K I L A S M A N A D O . C O M | Torang pe koran online

Pembunuhan Sadis di Dumoga Tengah Gemparkan Warga

  • 48 views
  • 0 comments
  •  Pembunuhan Sadis di Dumoga Tengah Gemparkan Warga KILASMANADO.com, Bolaang Mongondow - Kasus pembunuhan sadis menggemparkan warga Desa Ibolian, Kecamatan Dumoga Tengah, Kabupaten Bolaang Mongondow, Minggu (26/08/2018), sekitar pukul 15.15 WITA.
  •  Pembunuhan Sadis di Dumoga Tengah Gemparkan Warga KILASMANADO.com, Bolaang Mongondow - Kasus pembunuhan sadis menggemparkan warga Desa Ibolian, Kecamatan Dumoga Tengah, Kabupaten Bolaang Mongondow, Minggu (26/08/2018), sekitar pukul 15.15 WITA.
  • thumb  Pembunuhan Sadis di Dumoga Tengah Gemparkan Warga KILASMANADO.com, Bolaang Mongondow - Kasus pembunuhan sadis menggemparkan warga Desa Ibolian, Kecamatan Dumoga Tengah, Kabupaten Bolaang Mongondow, Minggu (26/08/2018), sekitar pukul 15.15 WITA.
  • thumb  Pembunuhan Sadis di Dumoga Tengah Gemparkan Warga KILASMANADO.com, Bolaang Mongondow - Kasus pembunuhan sadis menggemparkan warga Desa Ibolian, Kecamatan Dumoga Tengah, Kabupaten Bolaang Mongondow, Minggu (26/08/2018), sekitar pukul 15.15 WITA.

Tersangka SG serta barang bukti kasus pembunuhan || Foto: Ist.

KILASMANADO.com, Bolaang Mongondow - Kasus pembunuhan sadis menggemparkan warga Desa Ibolian, Kecamatan Dumoga Tengah, Kabupaten Bolaang Mongondow, Minggu (26/08/2018), sekitar pukul 15.15 WITA.

 

Korbannya, I Komang Langgeng (74), sedangkan pelakunya berinisial SG (23). Pelaku menggorok leher korban menggunakan sebilah parang milik korban. Keduanya diketahui hidup bertetangga di desa tersebut.

 

Saksi, anak korban, I Komang Suardika (37) menuturkan, saat itu ia dan ayahnya sedang menonton televisi, namun berbeda ruangan. Saksi menonton di ruang belakang, sedangkan sang ayah di ruang tengah.

 

Saksi melihat pelaku masuk ke rumah lalu mengambil parang di meja dan menuju ruang tengah, di mana korban berada. Sekitar satu menit kemudian, saksi melihat pelaku berlari keluar rumah sambil membuang parang.

 

Saksi lain, yang juga anak korban, Made Sudana (38) menerangkan, sore itu masuk ke rumah untuk sembahyang. Bak disambar petir di siang bolong, ia sangat terkejut ketika mendapati sang ayah telah terkapar dan bersimbah darah di lantai.

 

Made melihat luka menganga di leher ayahnya, sepanjang sekitar 10 cm. Sontak, iapun berteriak meminta pertolongan anggota keluarganya dan warga sekitar. Tak berselang lama, warga mendatangi lokasi.

 

Setelah mengetahui kejadian ini, warga langsung berusaha mencari dan mengejar pelaku. Dalam waktu singkat, pelaku berhasil ditangkap warga lalu dibawa ke Mapolsek Dumoga Barat.

 

Pelaku dalam keterangan awalnya, menuduh korban telah melakukan praktek ilmu hitam (santet) terhadap anaknya hingga sakit. Hal inilah yang membuatnya gelap mata hingga tega menghabisi nyawa pria lansia tersebut, dengan cara keji.

 

Informasi diperoleh menyebutkan, korban dan pelaku selama ini berhubungan baik, layaknya orang tua dengan anak. Sehingga kedatangan pelaku sore itu, tidak menimbulkan kecurigaan para saksi.

 

Kapolres Bolmong, AKBP Gani Siahaan Melalui Kasubbag Humas, AKP Syaiful Tammu membenarkan adanya kejadian tragis tersebut. “Pelaku beserta barang bukti telah diamankan. Motif pembunuhan ini masih didalami penyidik,” pungkasnya.

 

 

 

(***/Ramar Gregoryo)

 

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Kilas Manado, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.