K I L A S M A N A D O . C O M | Torang pe koran online

Olly; Peran Penting BAKAMLA RI Dalam Menjaga Keamanan Laut Sulut

  • 319 views
  • 0 comments
MANADO, KILASMANADO.com – Maritime Security Desktop Exercise (MSDE) ke-8 mempercayakan Manado menjadi Tuan Rumah, kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Aryaduta Manado pada hari Senin (8/5/2017)

 

MANADO, KILASMANADO.com – Maritime Security Desktop Exercise (MSDE) ke-8 mempercayakan Manado menjadi Tuan Rumah, kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Aryaduta Manado pada hari Senin (8/5/2017).

 

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey, SE dalam sambutannya saat pembukaan kegiatan MSDE ke-8 mengatakan; Se-iring dengan dimulainya jalur pelayaran Kapal Roll On Roll Of (RoRo) MV Super Shuttle Roro 12 Rute Davao (Filipina) – Bitung (Indonesia) sudah tentu akan berdampak baik terhadap bertumbuhnya laju pembangunan di wilayah perbatasan, tetapi hal tersebut juga harus dibarengi dengan kepastian situasi keamanan laut yang semakin mantap.

 

Menurut Gubernur, Peran Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) sangatlah penting dalam menjaga keamanan laut, hal ini disebabkan karakteristik wilayah Sulut yang sangat rentan terhadap berbagai tindak kejahatan di laut, seperti penyelundupan, perdagangan manusia, peredaran narkoba. Sehingga pengembangan kemampuan Bakala RI sangatlah diperlukan, ini dimaksudkan agar Bakamla RI dapat mengikuti dinamika yang terjadi di lapangan," imbuhnya.

 

Terkait dipilihnya Sulut sebagai tempat pelaksanaan MSDE ke-8, dikatakan gubernur sebagai kebanggaan bagi masyarakat Sulut. Kepercayaan itu akan dijawab dengan dukungan yang optimal dari pemerintah daerah bagi suksesnya kegiatan tersebut. "Kegiatan ini akan memberikan dampak positif bagi pembangunan Sulut ke depan, khususnya dalam aspek kedaulatan maritim di wilayah Sulawesi Utara," tegasnya.

 

Di tempat yang sama, Kepala Bakamla RI Laksamana Madya Ari Soedewo, SE, MH menyampaikan data world drugs report 2016 dari United Nation Office On Drugs and Crime (UNODC) yang menunjukkan peningkatan peredaran narkoba melalui jalur laut yang disebut shouthern route.

 

Oleh karenanya, melalui kegiatan MSDE ke-8 ini, Soedewo mengharapkan adanya satu formulasi kerjasama teknis operasional berdasarkan ketentuan hukum internasional guna menanggulangi permasalahan tersebut.

 

"Apabila memungkinkan, formulasi yang dihasilkan dalam kegiatan ini diharapkan dapat diangkat sebagai sebuah best practices penanggulangan peredaran narkoba melaui laut ke tingkat kawasan Asia Pasifik," katanya.

 

Seperti diketahui, setelah delapan tahun dilaksanakannya MSDE, terdapat peningkatan terhadap pemahaman hukum laut internasional secara regional. Hal ini dapat dilihat dari pencegahan secara regional dan aktivitas penegakan hukum di laut yang jauh lebih baik dari sebelumnya

 

Adapun pertemuan multilateral ini dihadiri pula oleh Prof. Stuart Kaye dan Dr. Chris Rahman dari The Australian National Centre for Ocean Resources and Security (ANCORS), Deputy Commisioner Of ABF Michael Outram, Kepala Bakamla RI Zona Maritim Tengah Brigjen Pol. Drs. Bastomy Sanap, SH, MBA, M.Hum dan pejabat lainnya. (tr/HPS)

 

Sumber : Humas Pemprov Sulut

Berita Terkait

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Kilas Manado, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.