KilasManado.com - torang pe koran online

Kapal RoRo Filipina - Indonesisa, Bukti Nyata Perhatian Jokowi Terhadap Pemerataan Pembangunan

  • 431 views
  • 0 comments
  •  Kapal RoRo Filipina - Indonesisa, Bukti Nyata Perhatian Jokowi Terhadap Pemerataan Pembangunan BITUNG, KILASMANADO.com -- Kapal RO-RO resmi diluncurkan pada (30/04/2017) lalu di Manila Filipina dengan disaksikan Presiden Joko Widodo dan Presiden Rodrigo Duterte.
  •  Kapal RoRo Filipina - Indonesisa, Bukti Nyata Perhatian Jokowi Terhadap Pemerataan Pembangunan BITUNG, KILASMANADO.com -- Kapal RO-RO resmi diluncurkan pada (30/04/2017) lalu di Manila Filipina dengan disaksikan Presiden Joko Widodo dan Presiden Rodrigo Duterte.
  • thumb  Kapal RoRo Filipina - Indonesisa, Bukti Nyata Perhatian Jokowi Terhadap Pemerataan Pembangunan BITUNG, KILASMANADO.com -- Kapal RO-RO resmi diluncurkan pada (30/04/2017) lalu di Manila Filipina dengan disaksikan Presiden Joko Widodo dan Presiden Rodrigo Duterte.
  • thumb  Kapal RoRo Filipina - Indonesisa, Bukti Nyata Perhatian Jokowi Terhadap Pemerataan Pembangunan BITUNG, KILASMANADO.com -- Kapal RO-RO resmi diluncurkan pada (30/04/2017) lalu di Manila Filipina dengan disaksikan Presiden Joko Widodo dan Presiden Rodrigo Duterte.

 

BITUNG, KILASMANADO.com -- Kapal RO-RO resmi diluncurkan pada (30/04/2017) lalu di Manila Filipina dengan disaksikan Presiden Joko Widodo dan Presiden Rodrigo Duterte. 

 

Seperti diiketahui Kapal Ro-Ro adalah kapal yang bisa memuat kendaraan dengan berjalan masuk ke dalam kapal menggunakan penggeraknya sendiri dan bisa keluar dengan sendiri juga, sehingga disebut sebagai kapal roll on - roll off atau disingkat Ro-Ro. Oleh karena itu, kapal ini dilengkapi dengan pintu rampa yang dihubungkan dengan moveble bridge atau dermaga apung ke dermaga.

 

Kedatangan perdana Kapal Roll On Roll Of (RoRo) MV Super Shuttle Roro 12 rute Davao (Filipina) – Bitung (Indonesia) di Pelabuhan Samudera Bitung, Selasa (02/05/2017) pagi disambut gembira Pemerintah & Masyarakat Sulawesi Utara.

 

Menurut Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, SE terwujudnya jalur pelayaran resmi rute pelayaran kapal yang dioperasikan Asian Marine Transport Corporation (AMTC) dan memiliki kapasitas sebesar 500 TEUS tersebut menjadi momentum untuk membuka peluang peningkatan perdagangan barang dan jasa antar kedua wilayah. Bahkan melampaui total nilai ekspor nonmigas Sulut ke Filipina hingga Oktober 2016 yang berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) sebesar 20,78 juta USD.

 

"Kami optimis bahwa nilai ekspor Sulawesi Utara ke Filipina akan kembali meningkat kedepannya," kata Olly. Oleh karena itu, Olly mengajak dan mendukung pengusaha dan masyarakat untuk memanfaatkan kapal RoRo dalam membuka peluang dan memperluas jangkauan usaha melalui jalinan kerjasama perdagangan di kedua Wilayah Negara.

 

"Pemerintah akan senantiasa mendukung dan memfasilitasi kegiatan usaha masyarakat dengan tetap mengacu pada aturan-aturan yang ada," imbuhnya. Disamping itu, dijelaskan gubernur, pelayaran kapal RoRo tersebut adalah bukti perhatian Presiden Joko Widodo terhadap pemerataan pembangunan hingga di wilayah perbatasan Indonesia -Filipina.

 

"Lebih khusus Masyarakat yang berada di wilayah perbatasan Indonesia-Filipina akan mendapatkan pelayanan yang lebih baik dan nyaman dengan waktu tempuh jauh yang lebih singkat," tegasnya.

 

Dalam kesempatan yang sama Dirjen Perhubungan Laut Ir. A. Tonny Budiono, MM mengatakan perwujudan konektivitas laut Indonesia-Filipina juga sejalan dengan visi Pemerintah Indonesia yaitu mengembalikan kejayaan maritim Indonesia yang dapat dicapai dengan melakukan pembangunan sektor maritim termasuk dengan melakukan kerjasama dengan seluruh stakeholder maritim yang menghasilkan kemandirian maritim. “Sehingga pada akhirnya menjadi langkah maju untuk ‘mendominasi’ di dunia maritim dan mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia," tutur Tonny.

 

Sementara itu Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung juga menyambut baik pelayaran perdana kapal RoRo ini. Dalam sambutannya, Lomban menyampaikan bahwa sangat bersyukur dengan adanya alur pelayaran baru yang dilayani dengan kapal Ro-Ro ini.

 

"Hal ini tentu akan memberikan banyak dampak bagi Kota Bitung tercinta, serta meyakini bahwa pelayaran Ro-Ro ini akan meningkatkan dan memperkuat hubungan sosioekonomi antara Indonesia dan Filipina khusunya Kota Bitung Sulut, yang tentunya juga akan berdampak pada turunnya biaya logistik, meningkatkan peluang bisnis, perdagangan, jumlah kunjungan wisatawan, nilai investasi, serta terbukanya lapangan pekerjaan dan meningkatnya pendapatan dearah." Ungkap Lomban

 

Turut hadir dalam prosesi penyambutan ini; Wakil Menteri Perhubungan Filipina Filipe A. Judan, Asisten Deputi Kerjasama Ekonomi Regional dan Sub Regional Kemenko Perekonomian Netty Muharni, Kapolda Irjen Bambang Waskito, Sekdaprov Edwin H. Silangen, SE, M.Si dan sejumlah pejabat terkait lainnya. (tr)

Berita Terkait

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Kilas Manado, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.