K I L A S M A N A D O . C O M | Torang pe koran online

Eni Saragih: Uang Rp 2 Miliar untuk Munaslub Golkar

  • 55 views
  • 0 comments
  •  Eni Saragih: Uang Rp 2 Miliar untuk Munaslub Golkar KILASMANADO.com , Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR-RI, Eni Maulani Saragih yang juga tersangka kasus suap PLTU Riau-1 membenarkan adanya aliran dana senilai Rp2 miliar ke Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar 2017.
  •  Eni Saragih: Uang Rp 2 Miliar untuk Munaslub Golkar KILASMANADO.com , Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR-RI, Eni Maulani Saragih yang juga tersangka kasus suap PLTU Riau-1 membenarkan adanya aliran dana senilai Rp2 miliar ke Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar 2017.
  • thumb  Eni Saragih: Uang Rp 2 Miliar untuk Munaslub Golkar KILASMANADO.com , Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR-RI, Eni Maulani Saragih yang juga tersangka kasus suap PLTU Riau-1 membenarkan adanya aliran dana senilai Rp2 miliar ke Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar 2017.
  • thumb  Eni Saragih: Uang Rp 2 Miliar untuk Munaslub Golkar KILASMANADO.com , Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR-RI, Eni Maulani Saragih yang juga tersangka kasus suap PLTU Riau-1 membenarkan adanya aliran dana senilai Rp2 miliar ke Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar 2017.

Tersangka KPK Eni M Saragih mengakui dana sebar Rp 2 Miliar dialirkan ke Partai Golkar untuk Munaslub 2017 kemarin || Foto: Ist., Ricky Papalangi/KilasManado

 

KILASMANADO.com , Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR-RI, Eni Maulani Saragih yang juga tersangka kasus suap PLTU Riau-1 membenarkan adanya aliran dana senilai Rp2 miliar ke Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar 2017.

"Iya, jadi dana yang saya terima Rp 2 miliar, saya gunakan untuk Munaslub GOLKAR bulan Desember 2017 kemarin." ujar Eni kepada reporter Kilasmanado.com setelah menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Senin, 27 Agustus 2018 sore tadi.

Eni enggan menjelaskan lebih lanjut. Alasannya, sudah menyampaikan ke penyidik. Munaslub Golkar pada Desember 2017 memutuskan Airlangga Hartarto sebagai ketua umum menggantikan Setya Novanto yang terjerat kasus korupsi e-KTP.

 

(Ricky Octavian)

 

Berita Terkait

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Kilas Manado, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.