kilasmanado.com - torang pe koran online

Dirut PT. Air Manado bakal dilaporkan balik oleh Hukum Tua Desa Sea

  • 1631 views
  • 0 comments
KilasManado.com -- Otniel Kojansow (65) Direktur Utama PT. Air Manado bakal dilaporkan balik oleh Roy Sangian (40), Hukum Tua Desa Sea, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

 

foto: Hukum Tua Desa Sea 

 

KilasManado.com -- Otniel Kojansow (65) Direktur Utama PT. Air Manado bakal dilaporkan balik oleh Roy Sangian (40), Hukum Tua Desa Sea, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

 

Roy Sangian dilaporkan oleh Otniel ke Polresta Manado, Senin kemarin karena telah melakukan tindakan kenakalan terhadap orang atau barang.

 

Otniel dituduh oleh Roy telah mencegah orang suruhannya yang telah merusak pagar karena akan memasang pipa saluran air dan bangunan bendung air di atas tanah milik Otniel tanpa meminta ijin dari yang bersangkutan.

 

Menurut Otniel, pelaku datang marah-marah, membuat keributan dan mengamuk seraya mengatakan "saya ini hukum tua, saya ini pilihan rakyat, jadi musti dengar, jadi kalau bapak bermasalah dengan saya, nanti liat, ujar Otniel menirukan apa yang diucapkan oleh pelaku.

 

Kemudian masih menurut Otniel, saat tukangnya akan membuat WC di rumahnya, datang tiga orang warga yang mengancam untuk menghentikan pekerjaan, apabila tidak dihentikan, mereka mengancam akan membongkar bak air tersebut.

 

Sementara itu, Hukum Tua Desa Sea, Roy saat dikonfirmasi membantah laporan dari Otniel dan bakal melapor balik Dirut PT. Air Manado tersebut ke Kepolisian.

 

Saat ditemui, Sangian memaparkan inti permasalahan adalah mata air yang adalah milik negara, milik masyarakat Desa Sea. Saat kejadian itu memang benar oleh perangkat desa memasang pipa di mata air.

 

"Disitu awalnya ada sungai, namun pada saat itu telah ada bangunan di atas sungai, jadi kami memang membobol pagar untuk dipasangkan pipa, itulah yang dikatakan pelapor sebagai pengrusakan," jelas Sangian, Selasa (1/11/2016).

 

Menurutnya,  Pak dirut seharusnya mengetahui akan aturan, dimana dirinya ingin menguasai mata air yang sebetulnya menurut UU itu tidak boleh dikuasai oleh pribadi tapi milik negara.

 

"Tidak ada juga ancaman dan saat datang tidak membawa parang, saat itu sedang kerja bakti jadi hanya membawa alat potong rumput," ujar dia.

Dia menjelaskan, sudah tiga kali pihaknya meminta foto copy sertifikat, karena sesuai gambar sertifikat bahwa mata air kurang lebih 300 m2 dan sungai 1.5 meter tidak masuk sertifikat Pak Dirut,  walaupun mata air dan sungai didalam pagar.

 

"Pak dirut pun telah membangun tanpa ijin dan merubah struktur tanah dan melakukan  pembangunan dekat dengan mata air.  Seharusnya aturannya 200 meter dari titik mata air, tapi sudah membangun dekat sekali dengan mata air," lanjutnya.

 

Lebih lanjut Sangian mengatakan bahwa mata air milik desa dan pak Dirut melalui orang suruhannya pernah beberapa kali datang ke kantor dan ke rumah Hukum Tua membawa formulir dari pertanahan tentang permohonan pembuatan sertifikat namun tidak ditanda tangani olehnya.

 

"Alasan karena dia ingin memasukan mata air dan sungai di dalam sertifikat, tapi karena tidak dimasukan maka saya tanda tangan. Pertanahan menjadi saksi ahli nanti kalau kasus ini berkembang," tegas dia kembali.

 

Bahkan menurut Hukum Tua, warga sempat marah akibat pernyataan Dirut dimana kalau Desa akan mengambil air minum ambil dari telaga yang ada kotoran bebek.

 

"Kalau saya tidak bersalah maka saya akan tuntut balik tentang laporan pak Dirut. Kasus ini kami sudah laporkan ke pak Camat dan kami juga ada lembaga hukum dari pemerintah kabupaten yang siap membantu," pungkasnya.

 

Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Manado membenarkan adanya laporan polisi yang dilaporkan Dirut PT. Air Manado.

 

"sudah diserahkan ke penyidik, kasus akan berproses sesuai hukum yang berlaku," pungkas dia. (sbhn)

 

Berita Terkait

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Kilas Manado, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.