KilasManado.com - torang pe koran online

Data Kemiskinan Di Sulawesi Utara Harus Lebih Akurat!

  • 194 views
  • 0 comments
MANADO, KILASMANADO.com -- Suksesnya Program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan

 

MANADO, KILASMANADO.com -- Suksesnya Program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (OD-SK) yang dicanangkan sejak bulan Maret 2016 sangat ditentukan oleh keakuratan data masyarakat miskin di Sulawesi Utara.

 

Hal itu dikatakan Wakil Gubernur Drs. Steven O.E Kandouw saat membuka Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Kemiskinan dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial di Hotel Aston Manado, Senin (08/05/2017) sore.

 

"Data kemiskinan harus kita buat lebih akurat! Apapun yang dilakukan di lapangan kalau data tidak akurat akan menimbulkan masalah," tegasnya.

 

Keakuratan dan kevalidan data kemiskinan tersebut menurut wakil gubernur juga tergantung pada keberhasilan koordinasi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupate/kota.

 

"Penanganan kemiskinan harus terstruktur dan holistik. Koordinasi juga harus mantap agar penanganan kemiskinan di Sulut dapat berhasil," kata Kandouw.

 

Oleh karenanya, Wagub Kandouw juga berharap agar seluruh pemerintah kabupaten dan kota dapat mengikuti pemerintah provinsi dengan memaksimalkan penggunaan APBD untuk menanggulangi kemiskinan.

 

"Semua kegiatan yang tertata di APBD diarahkan untuk mengentaskan kemiskinan. Saya harapkan dapat diikuti kabupaten dan kota," bebernya.

 

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Sosial dr. Grace Punuh mengharapkan adanya kesepakatan dalam pemutakhiran data kemiskinan yang dihasilkan dalam rakor tersebut.

 

"Diharapkan adanya rekomendasi kesepakatan sebagai bahan masukan dalam rangka penyempurnaan mekanisme verifikasi, validasi dan pemutakhiran data kemiskinan secara berjenjang," imbuhnya.

 

Diketahui, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan angka kemiskinan di Sulut pada September 2016 berada pada posisi 8,20 persen. Hal ini menunjukkan penurunan jika dibandingkan dengan September 2015 yang berada di posisi 8,98 persen atau mencapai 217.150 jiwa.

 

Penurunan jumlah masyarakat miskin tersebut seiring dengan aktualisasi program OD-SK yang dicanangkan sejak Maret 2016 yang difokuskan pada prinsip penerima manfaat by name by address dan peningkatan pembangunan di sektor pariwisata serta optimalisasi kinerja perangkat daerah.

 

Menariknya, rapat tersebut diselingi dengan pemberian bantuan rumah sederhana RS-RTLH, bantuan kartu asitensi lanjut usia terlantar kepada 950 lanjut usia senilai Rp. 200 ribu per bulan selama 10 bulan dan bantuan operasional kepada karang taruna senilai Rp. 10 juta.

 

Adapun kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala BPS Sulut, Mohamad Edy Mahmud, Plh. Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Roy H. Mewoh, DEA, perwakilan dari dinas sosial di kabupaten dan kota se-Sulut. (tr/HPS)

 

Sumber: Humas Pemprov Sulut

Berita Terkait

Komentar
Nama
Email
Komentar
Masukkan Angka berikut
Jika Anda pernah memberikan komentar sebelumnya di Kilas Manado, maka sebaiknya Anda menggunakan email yang sama dengan sebelumnya supaya Anda tidak harus melakukan verifikasi kembali.
Jika Anda belum pernah sebelumnya memberikan komentar, maka komentar Anda akan langsung muncul jika Anda sudah melakukan verifikasi. Proses verifikasi sangatlah mudah, Anda cukup meng-klik link yang kami kirim ke email Anda.
Email Anda tidak akan dimunculkan jika komentar Anda disetujui.